13 September 2014
MABA,SM-Ibarat kasih tak sampai. Begitulah yang dirasakan masyarakat Kecamatan
Wasile Tengah, kabupaten Halmahera Timur. Selain merasa dianaktirikan Pemda
setempat, rekanan melaksanakan proyek jalan disana beulah. Adalah PT. Indomulyo
yang memenangi tender mengerjalan jalan Wasile Tengah sejak 2013, sampai saat
ini tak tuntas.
Jalannya bukan diaspal, hanya timbunan pasir dan batu
(Sirtu), kemudian tidak dilanjutkan. Padahal proyek yang dilaksanakan itu sudah
setahun lalu. "Mereka Cuma buat timbunan sirtu, sampai sekarang
begitu-begitu saja," ujar Iki, warga Kecamatan
Wasile Tengah kepada Seputar Malut Jumat, (12/9) kemarin.
Iki mengakui, wilayah Wasile Tengah memang selama ini
dianaktirikan Pemda Haltim dibawah bupati Rudy Erawan. Sejumlah proyek pengaspalan
jalan hingga kini tak dinikmati masyarakat. Rata-rata jalan di wilayah itu
hanya sirtu. Akibatnya, musim panas kondisi jalan berdebu. "Kalau
kendaraan lewat, debu mengepul," sesalnya.
Tak beda dengan Iki, Abdurahman, warga Wasile Tengah kepada
Seputar Malut mengaku, sebenarnya
Dinas PU mengawasi proses penyelesaian pengaspalan jalan di kecamatan Wasile
Tengah, sehingga proses pekerjaan
tidak terlalu memakan waktu lama. "Kita dibagian tengah itu pemerintah
daerah tidak ambil pusing dengan kondisi jalan yang ada sekarang,"
ujarnya. (ays/acn)