13 September 2014
TERNATE-Seorang calon haji
(calhaj) asal Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara (Malut) bernama Wahab Taha, batal diterbangkan ke
Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji di Mekkah karena diketahui menderita
gangguan jiwa.
Koordinator Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji Daerah (BPPIHD) Malut, Muhammad Selang, mengatakan, calhaj tersebut
saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Halmahera Selatan menjelang
diberangkatkan ke Ternate menunjukkan yang bersangkutan sehat, baik fisik
maupun kejiwaan.
Namun, ketika dalam pelayaran dari Halmahera Selatan ke Kota Ternate, Wahab Taha secara tiba-tiba menunjukkan perilaku aneh yakni berbicara tak karuan layaknya seperti orang menderita gangguan kejiwaan. "Setiba di Ternate dia sempat mendapat pemeriksaan kesehatan, namun tidak menunjukkan perubahan sehingga tim kesehatan dari PPHID Malut dan dari embarkasi haji Makassar merekomendasikan agar yang bersangkutan ditunda keberangkatannya ke Tanah Suci," katanya.
Masalahnya kalau tetap
diberangkatkan ke Tanah Suci dikhawatirkan calhaj tersebut akan menunjukan
perilaku tak terkontrol, terutama ketika dalam penerbangan dari Makassar ke
Tanah Suci yang bisa mengganggu kenyamanan dan keamanan dalam penerbangan.
Dengan ditundanya keberangkatan
Wahab Taha ke Tanah Suci, maka jumlah calhaj Malut yang batal berangkat ke
Tanah Suci pada musim haji 2014 menjadi tiga orang, setelah sebelumnya dua
calhaj Malut memutuskan batal berangkat karena sakit.
Ia menambahkan, seluruh calhaj
Malut telah diberangkatkan dari embarkasi haji Makassar ke Tanah Suci dalam dua
kloter, yakni kloter 7 yang berangkat tanggal 10 September 2014 dan kloter 8
yang berangkat tanggal 11 September 2014 lalu.
(ays/rep)