Terbaru

Baca dan ikuti berita-berita terbaru Seputar Malut di www.seputarmalut.com

Senin, 18 Mei 2015

Aset AHM Terus Diburu



TERNATE,SM-Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Malut saat ini sudah menyita dua mobil mewah yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi proyek pembangunan Masjid Raya Sanana yang dilakukan tersangka bupati Kabupaten Sula, Ahmad Hidayat Mus (AHM).  “Dua mobil mewah yang disita itu adalah Nissan Extrail nomor polisi B 261 MWL dan Toyota Hareier yang belum diketahui nomor polisi," kata salah satu sumber terpercaya kepada Seputar Malut, Minggu (07/9) kemarin.
Penyitaan dua mobil milik tersangka untuk pengembangan penyidikan. Dua mobil tersebut akan dijadikan barang bukti, nanum penyidik belum bisa memastikan apakah dua mobil itu dibeli dari uang hasil korupsi Masjid Raya atau tidak.

Menurutnya, penyidik saat ini masih terus memburu aset-aset ketua DPD I partai lambang beringin itu. Penyidik Polda Malut menduga, aset tersebut didapat dari hasil korupsi rumah tuhan. "Proses aset tracing masih terus berjalan,” jelas sumber itu.
Informasi yang diperoleh Seputar Malut menyebutkan, masih terdapat tiga unit mobil mewah milik mantan calon gubernur Malut yang gagal lolos ke Gosale puncak kota Sofifi itu diketahui masuk dalam daftar sitaan. Mobil tersebut dititipkan AHM kepada Hamid Idrus dikediamannya, namun sejauh ini keberadaan tersebut masih ditelusuri karena masih misterius.
Tiga unit mobil bermerek Toyota Cignus besar warna hitam, Toyota Hareier warna biru abu-abu silver dan mobil Toyota Alpart Silver. Perburuan aset aset milik AHM diharapkan bisa membuahkan hasil, “katanya.
Penyidik katanya tak hanya akan berhenti dengan dua unit mobil itu saja. Mereka terus menelusuri aset dan kekayaan tersangka AHM. Selain penyitaan, penyidik juga menjadwalkan akan melakukan pengledahan kediaman AHM untuk tambahan barang bukti. Pengledahan itu dilakukan karena diduga masih ada barang-barang hasil korupsi yang disembunyikan. (dino/sal)