Terbaru

Baca dan ikuti berita-berita terbaru Seputar Malut di www.seputarmalut.com

Jumat, 29 Mei 2015

Aksi Mesum Dua Dosen Unkhair



14 September 2014
TERNATE,SM-Belum selesai diterpa kasus korupsi Laboratorium, dua dosen Unkhair melakukan perbuatan mesum. Aksi itu dilakukan dua pasangan beda jenis yang sama-sama berprofesi sebagai dosen Universitas Khairun (Unkhair). Dua pasangan terlarang ini ditangkap dalam rumah Nurdiana Wati Jumadil tepatnya, Jalan Residen, Ngade Ternate Selatan, Blok CI sekira pukul 01.00 WIT Sabtu (13/9) akhir pecan lalu. Sialnya yang menangkap dua dosen yang melakukan mesum tersebut adalah istri Yunus sendiri.
Itulah perbuatan tidak terpuji yang dilakukan dua oknum dosen bernama Yunus Syafia dosen Peternakan dan Nurdiana Wati Jumadil, Dosen Pertanian Unkhair Ternate dan kini kasus mereka dalam penanganan Polres Ternate.

Menurut Wasila, istri Yunus kepada wartawan,  ia sebenarnya sejak tahun 2012 lalu sudah curiga dengan tingkah laku suaminya, yang mulai berubah. Awalnya, ia mengabaikan perubahan sikap suaminya tersebut dan tidak berfikir negatif. Tapi semakin lama perubahan tersebut semakin terlihat. Tapi Wasila tetap berfikir positif terhadap suaminya. Sekitar enam bulan lalu ia dan kedua anaknya tidak dinafkahi suaminya, mumbuat kecurigaan Wasila mulai bertambah.
Wasila menambahkan, suaminya Yunus meninggalkan ia dan dua anaknya sejak tahun 2012. Yunus tak pulang ke rumah. “Sudah 6 bulan ini dia dan kedua anaknya tidak pernah diberikan nafkah lagi,” katanya. Wasila juga mengatakan sudah pernah membujuk Yunus pulang rumah dan bahkan anaknya sempat menelpon Yunus meminta pulang ke rumah, namun Yunus tak menghiraukan.
Untuk meluapkan rasa rindu diantara mereka, kedua terlapor ini sering membuat mesum di rumah Nurdiana Wati Jumadil. Untuk menghindari kecurigaan diantara pasangan masing-masing, pasangan selingkuh ini melakukannya saat di jam-jam kerja dan malam hari. 
Namun kali ini untung tidak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Yunus Syafi dan Nurdiana Wati Jumadil kini harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka kepada penegak hukum yang saat ini ditangani Polres Ternate. Yunus dan Nurdiana kemudian digiring ke Polres Ternate untuk diperoses hukum. (dino/sal)