Terbaru

Baca dan ikuti berita-berita terbaru Seputar Malut di www.seputarmalut.com

Jumat, 29 Mei 2015

Usung Bupati, PDIP Prioritaskan Kader



16 September 2014
TERNATE, SM-Ketua DPC PDIP Halmahera Selatan, Jaib Haer menegaskan, akan memperioritaskan mengusung kader partai untuk maju calon bupati Halmahera Selatan periode 2015-2020. Meski begitu, partai moncong putih telah melakukan penjaringan dan tercatat sebanyak bakal calon bupati telah mendaftar.
Penegasan Jaib itu disampaikan kepada Seputar Malut Minggu (14/9) usai mengadiri acara siloloa Hi. Amin Ahmad bersama sesepuh Keluarga Soma, bertempat di kelurahan Ubo-Ubo Ternate Selatan. Menurutnya, dalam momentum Pilkada bupati Halsel, DPC PDIP secara institusi siap memperjuangkan Amin Ahmad di DPD PDIP provinsi Maluku Utara untuk disetujui maju calon bupati Halsel. Intinya kata Jaib, prosesnya dilakukan sesuai mekanisme partai. “Yang jelas DPC PDIP tetap mengusung kadernya, karena kita sudah membuka pendaftaran, menjaga kemungkinan kita sesuaikan dengan survey,” ungkapnya.

Jaib mengakui, DPC PDIP, selain survey mengerucut kepada Amin Ahmad sebagai figur yang memiliki elektabilitas tinggi, sehingga ia berharap DPD PDIP Provinsi Maluku Utara ikut membackup dan bersepakat bersama-sama memenangkan Amin Ahmad yang juga Ketua Dewan Pembina PDIP Halsel. “Beliau datang ke Ternate untuk melakukan komunikasi politik lintas DPD PDIP dan silaturrahmi terhadap petinggi partai karena Amin Ahmad sudah mendaftar di PDIP,” katanya.
Terkait kesiapan teknis sudah dipersiapkan sambil menunggu hasil survey dari lembaga survey independen yang dilakukan bulan Oktober dan menunggu Hi Amin kembali dari tanah suci melaksanakan ibadah haji, pihaknya akan mempersiapkan pemantapan pertemuan dan silaturrahmi tingkat kabupaten maupun kecamatan.
“Saya pikir kita juga belum bisa melangkah jauh, karena Hi. Amin. Ahmad juga kita sudah samapaikan bahwa sambil menunggu penetapan DPR-RI pada tanggal 25 nanti apakah bupati/walikota akan dipilih langsung atau dipilih DPRD, karena saat ini RUU semntara di godok,’’ ujarnya
Sebagai langkah antisipasi kata Jaib, pihaknya sudah mendiskusikan berbagai kemungkinan terkait dengan pembahasan UU Pilkada. Yang pasti menurut Jaib, PDIP tetap mengusung kader baik dalam pemilihan langsung maupun dipilih DPRD apabila ada kepastian UU Pilkada yang disahkan pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD. Sebab PDIP katanya, sejauh ini telah berkomunikasi dengan partai lain untuk koalisi.
Sejumlah partai katanya Jaib telah dilakukan komunikasi politik. Meski baru sebatas komunikasi, namun ia telah menjalin komunikasi dengan sebagian besar partai politik. PDIP katanya, akan membangun koalisi dengan partai lain yang memiliki kesamaan ideologi, terutama menjalin komunikasi dengan partai yang tergabung dalam koalisi nasional.
Diakuinya, hasil penjaringan DPC PDIP telah terdaftar sebanyak enam kandidat yang mendaftar, namun sesuai panitia tim seleksi, sampai saat ini masih ada kandidat yang memperbaiki berkas. Meski begitu katanya, PDIP tetap mengusung calon dengan indikator 50 persen hasil survey, 50 persen elektabilitas bakal calon. “Jadi siapa saja yang mendaftar di PDIP akan disurvey oleh tim survey,” paparnya. (ays/srd)